Scroll untuk baca artikel
Contoh gambar
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

Putin Ajukan Tuntutan Perdamaian Usai Bertemu Trump, Ukraina Menolak

67
×

Putin Ajukan Tuntutan Perdamaian Usai Bertemu Trump, Ukraina Menolak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Putin Ajukan Tuntutan Perdamaian Usai Bertemu Trump, Ukraina Menolak

MOSKWA – Presiden Rusia Vladimir Putin secara resmi mengajukan tuntutan untuk mengakhiri perang Ukraina setelah pertemuan tidak resmi dengan mantan Presiden AS Donald Trump di Alaska. Dalam tuntutannya, Putin meminta Ukraina mundur dari Donbas, menolak keanggotaan NATO, serta melarang kehadiran pasukan Barat. Ukraina dan sekutunya langsung menolak permintaan tersebut.

Example 300x600

Putin, dalam laporan eksklusif dari sejumlah pejabat Barat kepada Reuters dan Washington Post, menyampaikan bahwa Rusia bersedia membekukan garis konflik di Ukraina bagian selatan dan menyerahkan kembali sebagian wilayah di timur laut Ukraina, termasuk Kharkiv dan Sumy. Namun sebagai gantinya, Ukraina harus:

Menyerahkan klaim atas wilayah Donbas yang kini diduduki Rusia,

Menetapkan status negara netral,

Menolak kehadiran militer negara Barat secara permanen.

Tawaran ini muncul di tengah tekanan ekonomi dalam negeri Rusia dan meningkatnya tekanan diplomatik dari Eropa. Pertemuan dengan Trump disebut-sebut sebagai upaya Putin mendapatkan dukungan atau minimal “suara bersahabat” dari kubu Partai Republik yang berpotensi memenangkan pemilu AS 2024.

Ukraina: Tidak Ada Wilayah yang Akan Dilepaskan

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dengan tegas menolak syarat-syarat tersebut. Dalam konferensi pers terbarunya di Kyiv, Zelensky mengatakan, “Kami tidak akan menyerahkan satu inci pun wilayah kami.” Ia menegaskan bahwa kemerdekaan dan kedaulatan Ukraina bukanlah bahan tawar-menawar dalam diplomasi.

Pemerintah Ukraina juga meminta jaminan keamanan dari negara-negara Barat, termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Prancis, sebagai bagian dari rencana gencatan senjata atau perjanjian damai. Namun hingga kini, belum ada kesepakatan yang dicapai.

Reaksi Internasional: NATO Waspada, Eropa Berhitung

Proposal Putin itu langsung mengundang reaksi dari negara-negara NATO. Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengatakan bahwa aliansi tetap berkomitmen pada prinsip terbuka untuk keanggotaan baru, termasuk Ukraina. Sementara itu, Kanselir Jerman dan Presiden Prancis tengah mengadakan pembicaraan maraton untuk menyusun skema jaminan keamanan jangka panjang bagi Kyiv.

Sejumlah pengamat menilai tuntutan Rusia sebagai bentuk “perang diplomasi” baru setelah gagal meraih kemenangan cepat di medan perang. “Ini sinyal bahwa Rusia ingin keluar dari konflik berkepanjangan, tapi dengan tetap membawa pulang hasil yang bisa diklaim sebagai kemenangan,” ujar analis politik Timur Tengah dan Eropa Timur, Pavel Baev.

Trump dalam Posisi Abu-abu

Meski tidak lagi menjabat, Trump menjadi sorotan karena perannya dalam pertemuan informal dengan Putin. Dalam wawancara singkat, Trump menyebut dirinya “pembawa damai potensial” tapi enggan menjelaskan isi diskusi. Pemerintah AS di bawah Presiden Joe Biden menyatakan tidak ada afiliasi atau koordinasi dengan pertemuan tersebut.

 

Putin ajukan tuntutan perdamaian pasca pertemuan dengan Trump: Ukraina diminta menyerah atas Donbas, eskripsi:menolak NATO, dan mengusir pasukan Barat. Kyiv menolak mentah-mentah.

 

1. Rusia

2. Ukraina

3. Vladimir Putin

4. Donald Trump

5. Perang Ukraina

6. NATO

 

 

Tuntutan perdamaian Putin

 

Diplomasi Rusia-Ukraina pasca perang

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *