<!doctype html>
Jalur Bhayangkara Polres Kuansing ikut ambil bagian dalam eksebisi bersama 14 jalur lain dari berbagai instansi. Kehadiran Kapolres di atas jalur bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk dukungan terhadap budaya dan kebersamaan masyarakat Kuansing.
“Ini bukan soal menang atau kalah. Pacu Jalur adalah identitas dan marwah masyarakat Kuansing. Tugas kami memastikan acara ini berlangsung aman, sukses, dan penuh semangat kebersamaan,” ujar Ricky, penuh antusias.
Festival Pacu Jalur di Tepian Narosa memang selalu jadi magnet wisata dan budaya. Ribuan warga tumpah ruah, pedagang kecil ikut panen rezeki, dan pemerintah daerah mengapresiasi kehadiran aparat yang turun langsung ke gelanggang.
Aksi Kapolres jadi buah bibir. Jarang ada pejabat yang berani “turun sungai” langsung. Warga menyambut hangat, berteriak memberi dukungan, bahkan sebagian mengabadikan momen dengan kamera ponsel.
Festival Pacu Jalur 2025 bukan sekadar perlombaan, melainkan arena mempererat persatuan, menjaga warisan budaya, sekaligus mengangkat pariwisata Kuansing ke kancah nasional. Dengan partisipasi aparat, kepercayaan masyarakat terhadap Polri kian terbangun.
🚨 Kapolres Kuansing Turun ke Sungai! Jadi Timbo Ruang Jalur Bhayangkara yang Bikin Heboh



















